Diskominfo Toba Perkuat Peran KIM sebagai Jembatan Informasi Pemerintah dan Masyarakat
- Monday, 7 September 2026 - 15:08
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Toba menggelar Rapat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai upaya memperkuat peran KIM sebagai mitra pemerintah sekaligus penghubung informasi di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Toba, Senin (7/9/2026), dan dihadiri oleh para Camat atau yang mewakili Camat se-Kabupaten Toba.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, membuka langsung rangkaian rapat. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa keberadaan KIM diharapkan tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi mampu menjalankan peran nyata dalam bidang informasi dan komunikasi di masyarakat.
“KIM kita harapkan tidak hanya menjadi sebuah nama atau sekadar memiliki kepengurusan. Kita ingin KIM benar-benar menjadi mitra pemerintah di tengah masyarakat dalam bidang informasi dan komunikasi,” ujar Tumpal.
Menurutnya, KIM dapat menjadi jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Melalui KIM, berbagai informasi terkait program pemerintah, pelayanan publik, pembangunan, kegiatan masyarakat, maupun kebijakan dapat disampaikan secara lebih dekat dan mudah dipahami. Di sisi lain, KIM juga dapat menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, potensi, serta berbagai permasalahan masyarakat kepada pemerintah.
Tumpal juga mendorong para Camat untuk menindaklanjuti penguatan KIM di wilayah masing-masing dengan melakukan koordinasi, mendorong pembentukan KIM, serta mengidentifikasi masyarakat yang memiliki kemampuan dan kemauan di bidang informasi dan komunikasi.
“Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba siap memberikan pendampingan, pembinaan, serta penguatan kapasitas KIM agar kelompok yang terbentuk dapat aktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Toba, Rikardo Simamora, menyampaikan bahwa pembentukan KIM memiliki kaitan erat dengan kebutuhan komunikasi dan informasi masyarakat. Keberadaan KIM diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin aktif dalam memperoleh, mengelola, dan menyampaikan informasi.
“Pembentukan kelompok informasi masyarakat sangat erat kaitannya dengan komunikasi dan informasi masyarakat. Diharapkan melalui KIM ini nanti kita bisa lebih aktif lagi dalam keterbukaan informasi, baik di pemerintahan maupun masyarakat,” ujar Rikardo.
Melalui rapat tersebut, Diskominfo Toba berharap terbentuknya KIM di setiap wilayah kecamatan dapat memperkuat ekosistem komunikasi publik, meningkatkan keterbukaan informasi, serta menciptakan hubungan yang semakin dekat dan partisipatif antara pemerintah dengan masyarakat. (MC Toba)

Tinggalkan komentar